KASIH IBU TAK TERHINGGA

KASIH IBU TAK TERHINGGA

 Nama : ATIKA ROBIYATUL AULIA/21212236

KELAS: 2EB24

TUGAS BAHASA INDONESIA

Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

Alhamdulillahirobbil alamin,Assholatuwassala mu’ala Asyrofil Ambiyaiwal mursalin Sayyidina

Muhammadiw wa’ala alihi Washohbihi Ajma’in.Robbighfirli Waliwalidayya Warhamhuma kama Robbayani Shoghiro…AMMA BA’DU

Yang saya Hormati,Ibu Fifit Fitriyah selaku dosen Bahasa Indonesia dan teman – teman yang yang saya cintai dan dicintai ALLAH.

 

Pertama-tama,marilah kita panjatkan Puji dan Syukur Kehadirat AllAh SWT,yang mana telah melimpahkan Rahmat-NYA lah,sehingga sampai saat ini kita bisa berkumpul di tempat yang InsyaALLAH penuh dengan barokah.Amin

Sholawat serta salam,marilah senantiasa kita sanjungkan kepada seorang Insan Pilihan, yakni Sayyidina Wamaulana Muhammad SAW.

ALJANNATU TAHTA AQDAMIL UMMAHAT…” Surga itu berada di bawah telapak kaki Ibu”
Ma’asirol hadirin Rohimakumullah. Pada kesempatan kali ini ,Izinkanlah saya untuk menyampaikan sebuah ceramah singkat yang berjudul…” KASIH IBU TAK TERHINGGA”
Begitu tingginya derajat seorang Ibu di hadapan AllAh SWT,itu karena begitu besarnya pengorbanan yang diberikan Ibu kepada seorang anaknya.mulai sejak berada di dalam kandungan,sampai ketika iya melahirkan sibuah hati ke dunia.yang terkadamg,tidak sedikat di antara mereka yang harus merelakan nyawanya.
Tapi…pernahkah kita berfikir untuk membalas Budi jasanya ???
Itulah tanda Tanya besar yang mesti kita tela’ah dan kita jawab.

Sebuah kisah di jaman Rosulullah SAW.pada suatu ketika ada salah seorang Sahabat bertanya,” Wahai Rosulullah,bagaimana andai kata saat saya sedang Sholat lalu ada seseorang yang memanggil ?Lanjutkanlah Shalatmu,jawab Rosulullah.Lalu Sahabat tadi kembali bertanya,bagaimana jikalau yang memanggil itu adalah Ibuku ya Rosul ? Lantas apa kata beliau…Batalkan Sholatmu,dan hampirilah Ibumu. 
Teman-teman ku sekalian, Mungkin kita bisa berkaca pada sebuah kisah tadi,bagaimana semestinya bersikap kepada orang tua,khususnya terhadap Ibu yang telah melahirkan kita ke dunia.Jujur…terkadang tidak dalam keadaan Sholatpun,kita dipanggil Ibu tidak menjawab,apalagi menghampiri beliau.

Orang bijak bilang “ Orang tua kaya,anak jadi raja dan ratu…Tapi jikalau anak kaya,tak jarang dari Orang tua yang jadi pembantu…” (Na’udzubillahimin dzalik) untuk itu mulailah dari sekarang,kita cintai ,kita hormati,serta kita ta’ati beliau.apapun yang mereka lakukan,itu adalah salah satu bentuk kasih sayang kepada kita…karena mereka tau apa yang terbaik untuk kita,

 

Di Jelaskan Di Dalam Surat Al Isra Ayat 23 Yg Artinya “Dan  hendaklah kamu berbuat baik  pada ibu bapakmu dengan sebaik – baiknya. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua – duanya sampai berumur lanjut dalam pemliharaanmu, maka sekali – kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia

Begitulah Alquran menggambarkan tentang bagaimana manusia harus berbuat baik kepada kedua orang tua. Karena memang sudah sepantasnya dan seharusnya bagi seorang anak untuk berbuat baik kepada kedua orang tuanya, yang demikian itu karena betapa besar jasa keduanya kepada sang anak.

 

Alqur’an juga menyinggung bagaimana pengorbanan orang tua terhadap anaknya ketika sang anak masih dalam kandungan. Betapa susah payahnya sang ibu dalam menjaga kandungannya agar sang anak terlahir dengan sehat dan sempurna. Bagaimana  sakitnya derita yang di tanggung sang ibu ketika menanti detik – detik kelahiran, dia berjuang sekuat tenaga antara hidup dan mati demi si mungil pujaan hati. Dan seberapa banyak keringat yang di keluarkan sang ayah dalam mencari nafkah untuk membahagiakan sang anak yang nantinya akan menjadi pelita ke hidupan mareka, kata – kata lelah tidak pernah terucap dari bibir sang ayah tatkala melihat senyum bahagia dari bibir mungil Si Penyejuk Mata.

 

Maka dengan tegas Allah memerintahkan dalam al qur’an Surah Al luqman ayat 14  Firmannya.

“Dan kami perintahkan kepada manusia  ( berbuat baik ) kepada dua orang ibu bapanya ; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah – tambah dan menyapihnya dalam dua tahun ., bersyukurlah kepada –Ku dan kepada kedua orang ibu bapakmu, hanya kepada –Kulah kembalimu”

Al qur’an adalah kitab pegangan umat Islam yang sangat sempurna, semua hal-hal yang berhubungan dengan kehidupan ini telah tercantum dalam kitab yang mulia itu, dan tak terkecuali tentang hakul awlad ‘alal walid dan hakul walid ‘alal awlad (hak anak terhadap orang tua dan hak orang tua terhadap anak).

Demikianlah yang bisa saya sampaikan kurang lebih nya mohon maaf. Dan apa yang saya sampaikan semoga bermanfaat bagi Kita Semua. Wabilahitaufik walhidayah. Wa biridho wal inayah. Wassalamualaikum wr.wb

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s