Tentang aku

Tentang aku..
Aku yang tak pernah sabar
Ketika rasa bersalah ada dalam hati
Aku yang tak pernah mengalah
Oleh kekalahan yang seharusnya tak boleh aku biarkan
Aku yang tak pernah diam
Ketika aku tak diterima oleh orang lain
Aku yang selalu mencintai seseorang
Tapi tak pernah bisa bersama
Semua itu misteri
Yang datang justru tak pernah kita inginkan
Tapi sudah kehendak Tuhan
Mengikhlaskan dan selalu bertawakal
Untuk aku yang selalu mengalah Oleh keadaan
Tapi bukan menyerah dan putus asa
Image

Iklan

Sang Matahari

Sang matahari
Serpihan malam yang tertutup oleh kabut
Percikan rasa hening yang penuhkan dada
Seolah ingin menerobos dinding hati
Dan ingin dibuka kan oleh sang matahari
Walau memang berat hati ini terbuka
Bagai tembok yang kehilangan kuncinya
Dan akan terkunci untuk selama-lamanya
Namun sang matahari meyakini bahwa
Dia akan membuka kunci itu dengan berbagai cara
Agar tembok yang berdindingkan baja itu terbuka
Sang matahari pun memancarkan sinarnya
Coba menghangatkan tembok yang sangat dingin

Matahari …
Cerahkan tembok yang kelam oleh malam
Hangatkan tembok yang beku oleh waktu
Memecahkan kunci yang dulu tergantung
Kini terbuka dan bisa bertemu sang matahari

Terimakasih matahariku
Aku menerimamu karena ketulusan hatimu
Aku akan selalu menunggu disini
Tatkala bulan menggantikan mu
 

Bisnis Konveksi

Konveksi merupakan bisnis pembuatan busana atau bahan lain yang membutuhkan jahitan. Berbagai kebutuhan manusia didapatkan dari pembelian produk konveksi, diantaranya busana dan aksesorisnya, tas, taplak meja, sprei dan bed cover, celemek, serta perlengkapan bayi. Karena banyaknya produk yang dihasilkan dari konveksi, maka banyak pula peluang untuk membangun bisnis di bidang itu. Biasanyab bisnis konveksi memiliki spesifikasi sendiri-sendiri. Ada yang khusus bergerak dalam pembuatan celana jeans, jilbab, busana muslim, baju koko, seragam sekolah, sampai tas dan perlengkapan lainnya. Spesifikasi ini memudahkan pebisnis untuk menjalankan sebuah bisnis konveksi agar tetap lancar dan semakin berkembang.
Beberapa ciri khas bisnis konveksi :
– Konveksi dikerjakan secara massal dan mengejar kuantitas.
Bisnis konveksi menghasilkan produk yang dijual secara massal. Masing-masing produk dibuat dalam jumlah yang besar. Hal ini membedakan konveksi dengan penjahit pada umumnya atau dari butik yang hanya memproduksi barang dalam jumlah terbatas dan bahkan satu model untuk satu barang saja.
– Konveksi mengharuskan pebisnis untuk memanage para penjahit.
Bisnis konveksi tidak bisa dilakukan secara individual. Seorang pebisnis perlu untuk memanage keberadaan dan kinerja para penjahit yang memproduksi barang. Ada yang bekerja di tempat usaha dan ada yang dibawa pulang untuk dijahit di rumah. Untuk kemudian para penjahit tersebut melakukan setoran ke tempat pebisnis.
– Pebisnis menyiapkan bahan dan peralatan dalam jumlah besar
Bisnis konveksi mengharuskan pebisnis menyiapkan bahan dan peralatan dalam jumlah yang cukup besar. Hal ini untuk memangkas biaya sehingga dapat menjula produk dengan harga yang lebih murah daripada produk yang dibuat secara eksklusif.
– Menghasilkan produk yang laku di pasaran.
Bisnis konveksi juga perlu untuk melihat trend mode baik dalam busana, aksesori, maupun jenis produk lainnya. Karena dengan menghasilkan produk yang laku di pasaran maka perkembangan dan pergerakan bisnis ini akan beranjak ke arah yang lebih baik. Produk yang diminati konsumen akan diburu untuk kemudian dibeli sesuai dengan kebutuhan dan keinginan mereka.
 

Dari berbagai ciri khas bisnis konveksi, maka ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan oleh pebisnis yang ingin membangun bisnis konveksi ini yaitu :
•    Tema produksi.
Tema produksi menentukan langkah selanjutnya dalam persiapan mebangun bisnis konveksi. Misalnya konveksi yang bertema baju muslim perlu mempersiapkan mesin bordir sebagai aplikasi dalam pembuatan baju tersebut. Berbeda dengan konveksi dengan tema tas kondangan yang cukup menyediakan mesin jahit biasa.
•    Peralatan produksi.
Peralatan produksi yang utama pada bisnis konveksi adalah mesin jahit. Mesin jahit ini bisa disediakan oleh pebisnis dan bisa pula oleh penjahit. Apabila jahitan dikerjakan di tempat usaha, maka pebisnis perlu menyediakan mesin. Tetapi apabila jahitan dikerjakan di rumah penjahit, biasanya merekalah yang telah menyiapkan mesin jahit sebagai alat untuk bekerja.Mesin jahit terdiri dari berbagai jenis dengan penggunaan yang berbeda-beda. Diantaranya ada mesin jahit biasa, mesin bordir semacam juki dan singer, mesin obras, mesin potong, dan mesin tekan atau penyetrika. Sedangkan peralatan produksi lain yaitu gunting, sungkit untuk memasukkan benang, cutter, kapur kain, dan penggaris.
•    Sumber daya manusia
Sebuah bisnis yang menghasilkan produk, apalagi secara massal perlu memiliki sumber daya manusia yang trampil dan cekatan. Dengan adanya sumber daya manusia, dalam hal ini penjahit dan pemotong kain yang trampil dan cekatan maka usaha konveksi bisa dikembangkan dengan baik.
•    Pemasaran
Berbagai jenis bisnis apapun perlu adanya pemasaran atau marketing yang handal. Dengan adanya pemasaran yang handal maka produk yang dihasilkan akan terserap oleh konsumen. Pemasaran produk konveksi bisa dilakukan dengan cara menghubungi toko grosir yang menjual barang serupa, menerima pesanan dari instansi, menawarkan di media massa, dan media internet. Menunjukkan spesifikasi produk dan harga yang pantas akan mempermudah pemasaran yang dilakukan. Jangan lupa untuk memberikan merk kepada barang yang diproduksi dan meminta perlindungan merk tersebut agar tidak mudah ditiru oleh produsen lain yang kurang bertanggungjawab
Sumber :
http://www.kabarukm.com/membangun-bisnis-konveksi.html

Hakikat Bisnis

Pengertian dan Hakikat Bisnis
Kegiatan bisnis dapat dirasakan oleh semua orang. Setiap hari kita terlibat dalam kegiatan bisnis seperti : berbelanja di pasar, membaca Koran, menonton televisi, menggunakan angkutan kota, mengendarai motor, membeli makan di warung, membaca buku, ‘searching’ internet, memakai baju, menghubungi teman dengan HP, dan sebagainya.
Berbagai produk kita gunakan sebagai penunjang kegiatan dan pasti berhubungan dengan bisnis. Misalnya ketika menggunakan internet, kita berhubungan dengan bisnis warung internet, komputer atau laptop dan notebook (beragam merek Toshiba, AXIO, Apel, Dell, HP, dll), USB / eksternal harddisk, provider internet (Telkom Speedy, Telkomsel, Indosat, Esia, Axis, XL, dll), listrik dari PLN, FB, Twitter, Google, Bank Indonesia, ATM, dsb. Puluhan bahkan ratusan bisnis terhubung hanya untuk satu aktifitas menggunakan internet.
Hakikat bisnis adalah usaha untuk memenuhi kebutuhan manusia, organisasi ataupun masyarakat luas. Businessman (seorang pebisnis) akan selalu melihat adanya kebutuhan masyarakat dan kemudian mencoba untuk melayaninya secara baik sehingga masyarakat menjadi puas dan senang. Dari kepuasan masyarakat itulah si pebinisnis akan mendapatkan keuntungan dan pengembangan usahanya.
Melihat asal katanya (bahasa Inggris) berarti Perusahaan, Urusan atau Usaha. Hugges and Kapoor menyatakan : Business is the organized effort of individuals to produce and sell for a profit, the goods and services that satisfy society’s needs. The general term business refers to all such efforts within a society or within an industry.Orang yang berusaha menggunakan uang dan waktunya dengan menanggung resiko dalam menjalankan kegiatan bisnis di sebut entrepreneur.

Sumber :
http://ekonomi.kompasiana.com/bisnis/2011/10/24/pengantar-bisnis-bagi-mahasiswa-bagian-1/