apa itu bisnis online?

Apa itu bisnis online? Bagaimana itu bisnis online? Mengapa? Apa yang harus dilakukan? Nanti dapat apa? Apakah saya bisa menjalaninya? Dan puluhan pertanyaan sejenis terlontar saat seseorang baru pertama kalinya mendengar bisnis online alias bisnis internet alias bisnis di dunia maya.
Sama saja dengan bisnis yang dilakukan di dunia nyata, bisnis yang dilakukan di dunia internet juga memiliki logika dan fakta nyaris sama. Ada yang cepat mati, ada yang bertahan lama, banyak yang sukses dan berlipat-lipat pula yang gagal, ada yang hanya perlu modal kecil dan ada pula yang perlu modal nggak ketulungan, ada yang jual jasa ada yang jual produk nyata, dan seterusnya.
Mengamati itu maka sebelum seseorang terjun dalam dunia bisnis online, sangat perlu memahami beberapa prinsip dasarnya. Untuk apa? Untuk memastikan bahwa kita betul-betul ready alias siap menjalani bisnis online dengan segala konsekuensi dan resikonya. Orang bilang, mindset bisnis online terlebih dahulu harus jelas dan terpatri dalam setiap langkah nantinya.
Tidak jarang ada orang yang sudah lama bergelut dalam bisnis online dengan berbagai kegagalan dan keberhasilan yang dialaminya, justru baru memahami jalan pikir bisnis online itu sesungguhnya. Karena itulah ada baiknya sejak awal justru kita perlu memahaminya. Tujuan utamanya, mindset itu akan bisa mengarahkan dan mengendalikan langkah-langkah berikutnya, dan yang terpenting adalah terus-menerus memotivasi apabila terdapat aral melintang dalam perjalanan nantinya.
# Bisnis Online, ya Bisnis itu Sendiri
 Ya mari kita pakai pengertian gampang-gampangan saja soal bisnis. Ya bisnis itu ya jualan itu. Jualan produk dan jasa. Pengertian produk dan jasa itu juga sangat luas. Kalau Anda bertanya Facebook.com itu berjualan apa kok bisa sukses? Ya dia jualan jasa. Jasa untuk mengumpulkan kita-kita ini dalam satu wadah sehingga kita tidak kerepotan berkomunikasi dengan rekan-rekan kita. Begitu juga Yahoo dan Google. Mereka menjual informasi dengan berbagai strategi. Kita “membelinya”, memanfaatkan “jasanya”.
Pengertian seperti perlu ditegaskan sebab kadang orang salah kaprah yang dikira bisnis itu tidak perlu “berjualan”, alias bersantai-santai dan berharap penghasilan datang dengan sendirinya. Kalimat ” bersantai-santai dan berharap penghasilan datang dengan sendirinya” itu adalah dampak dari sebuah tindakan bisnis, bukan merupakan tindakan tersendiri yang terpisah.
Kesimpulan:
Oleh sebab itu bijaksanalah membaca iklan “Ayo Ikut Bisnis, Tidak Perlu Jualan, Tidak Perlu Ini dan Itu”. Kita sedang dihipnotis untuk larut dalam kalimat itu bahwa bisnis tersebut mudah dilakukan sebab tanpa melakukan “jualan”, padahal iklan itu sendiri adalah suatu tindakan “berjualan”. Masak sih … kita diajak menyalakan api tanpa api …  he he ini sih jeruk makan jeruk. Sekecil apapun tindakan yang dilakukan dalam berbisnis, ya unsur “menjual” itu pasti ada. Mungkin saja ada yang susah dalam menjual, ada pula yang mudah. Macam-macam ‘kan.

Sumber :
http://www.plazaiklan.com/internet-marketing/pengantar-bisnis-online-meluruskan-mindset-berbisnis.html

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s